topbella

Minggu, 05 April 2015

Budaya Islam dalam Kebudayaan dan Tradisi Masyarakat Madura

Indonesia memang merupakan negeri dengan berjuta budaya. Aneka ragam kebudayaan daerah Indonesia memang tersebar dalam berbagai macam bentuk kebudayaan masyarakat di seluruh wilayah Nusantara mulai dari Sabang sampai Merauke. Kebudayaan daerah tersebut dapat berupa tarian, lagu, rumah adat, senjata, tradisi, dan masih banyak lagi. Berbicara kekayaan budaya Indonesia memang tidak ada habisnya. Setiap daerah di Indonesia memiliki beragam kebudayaannya masing-masing. Salah satu daerah di Indonesia yang juga kaya akan beragam kebudayaan adalah pulau Madura.
            Mungkin hampir semua masyarakat Indonesia sudah mengenal nama pulau Madura ini. Biasanya orang menjuluki pulau ini sebagai pulau garam karena pulau ini merupakan salah satu pulau penghasil garam terbesar di Indonesia. Namun, tak sedikit pula orang yang menjuluki pulau ini sebagai pulau Karapan Sapi. Julukan tersebut diberikan karena pulau ini juga terkenal dengan kebudayaan Karapan Sapinya. Namun ternyata, pulau Madura ini tidak hanya memiliki kebudayaan berupa adu balap sapi yang sangat terkenal ini. Pulau Madura juga menyimpan berbagai kebudayaan yang khas dan masih tetap lestari sampai saat ini. Bahkan tidak hanya itu, beragam kebudayaan di Madura tersebut juga tak jarang yang bernuansakan sendi-sendi ajaran Islam.
            Salah satu contoh kebudayaan Madura yang mengandung unsur-unsur Islami adalah  Tari Sholawat Badar atau Rampak Jidor. Tarian khas Madura ini merupakan tari yang menggambarkan karakterisitik orang Madura yang sangat religius dan memegang teguh ajaran agama Islam yang merupakan agama mayoritas masyarakat Madura. Tarian ini biasanya dimainkan oleh para wanita yang mengenakan hijab. Seluruh gerak dan alunan irama nyanyian yang mengiringi tari ini mengungkapkan sikap dan ekspresi sebuah puji-pujian, do’a dan zikir kepada Allah SWT.
            Selain Tari Sholawat Badar atau Rampak Jidor, contoh kebuadayaan Madura lainnya ialah Tembang Macapat. Tembang atau nyanyian dalam kebudayaan Madura ini dipakai sebagai media untuk memuji kebesaran Allah swt. Selain itu, tembang ini juga digunakan sebagai media untuk mengajak masyarakat Madura untuk mencintai ilmu pengetahuan dan memperbaiki akhlak.
            Contoh kebudayaan Madura yang dibalut budaya Islam lainnya ialah Tari Muang. Tarian tradisional Madura ini selalu menampilkan kata-kata yang tertera dalam Al-Qur’an seperti Allah dan Muhammad. Tarian ini masih tetap dilestarikan sampai saat ini sebagai tarian wajib untuk menyambut para wisatawan yang datang ke Madura, tetapi gerakannya tetap dibatasi dan masih terselipkan unsur-unsur Islami.

            Contoh-contoh kebudayaan Madura di atas, hanyalah beberapa kebudayaan yang bernuansa budaya Islam di Madura. Selain kabudayaan-kebudayaan di atas, masih banyak kebudayaan dan tradisi di Madura yang mengandung unsur-unsur Islam. 

1 komentar:

Unknown mengatakan...

bagus juga materi nya

http://www.marketingkita.com/2017/08/distributor-mencari-produsen-menurut-ilmu-marketing.html

Posting Komentar

About Me