Indonesia
memang merupakan negeri dengan berjuta budaya. Aneka ragam kebudayaan daerah
Indonesia memang tersebar dalam berbagai macam bentuk kebudayaan masyarakat di seluruh
wilayah Nusantara mulai dari Sabang sampai Merauke. Kebudayaan daerah tersebut
dapat berupa tarian, lagu, rumah adat, senjata, tradisi, dan masih banyak lagi.
Berbicara kekayaan budaya Indonesia memang tidak ada habisnya. Setiap daerah di
Indonesia memiliki beragam kebudayaannya masing-masing. Salah satu daerah di
Indonesia yang juga kaya akan beragam kebudayaan adalah pulau Madura.
Mungkin hampir semua masyarakat
Indonesia sudah mengenal nama pulau Madura ini. Biasanya orang menjuluki pulau
ini sebagai pulau garam karena pulau ini merupakan salah satu pulau penghasil
garam terbesar di Indonesia. Namun, tak sedikit pula orang yang menjuluki pulau
ini sebagai pulau Karapan Sapi. Julukan tersebut diberikan karena pulau ini
juga terkenal dengan kebudayaan Karapan Sapinya. Namun ternyata, pulau Madura
ini tidak hanya memiliki kebudayaan berupa adu balap sapi yang sangat terkenal
ini. Pulau Madura juga menyimpan berbagai kebudayaan yang khas dan masih tetap
lestari sampai saat ini. Bahkan tidak hanya itu, beragam kebudayaan di Madura
tersebut juga tak jarang yang bernuansakan sendi-sendi ajaran Islam.
Salah satu contoh kebudayaan Madura
yang mengandung unsur-unsur Islami adalah
Tari Sholawat Badar atau Rampak
Jidor. Tarian khas Madura ini merupakan tari yang menggambarkan
karakterisitik orang Madura yang sangat religius dan memegang teguh ajaran
agama Islam yang merupakan agama mayoritas masyarakat Madura. Tarian ini
biasanya dimainkan oleh para wanita yang mengenakan hijab. Seluruh gerak dan
alunan irama nyanyian yang mengiringi tari ini mengungkapkan sikap dan ekspresi
sebuah puji-pujian, do’a dan zikir kepada Allah SWT.
Selain Tari Sholawat Badar atau
Rampak Jidor, contoh kebuadayaan Madura lainnya ialah Tembang Macapat. Tembang atau nyanyian dalam kebudayaan Madura ini
dipakai sebagai media untuk memuji kebesaran Allah swt. Selain itu, tembang ini
juga digunakan sebagai media untuk mengajak masyarakat Madura untuk mencintai
ilmu pengetahuan dan memperbaiki akhlak.
Contoh kebudayaan Madura yang
dibalut budaya Islam lainnya ialah Tari
Muang. Tarian tradisional Madura ini selalu menampilkan kata-kata yang
tertera dalam Al-Qur’an seperti Allah dan Muhammad. Tarian ini masih tetap
dilestarikan sampai saat ini sebagai tarian wajib untuk menyambut para wisatawan
yang datang ke Madura, tetapi gerakannya tetap dibatasi dan masih terselipkan
unsur-unsur Islami.
Contoh-contoh kebudayaan Madura di
atas, hanyalah beberapa kebudayaan yang bernuansa budaya Islam di Madura.
Selain kabudayaan-kebudayaan di atas, masih banyak kebudayaan dan tradisi di
Madura yang mengandung unsur-unsur Islam.

1 komentar:
bagus juga materi nya
http://www.marketingkita.com/2017/08/distributor-mencari-produsen-menurut-ilmu-marketing.html
Posting Komentar